Pondok Tahfidz Yanbu Menawan Kudus
  • Beranda
  • Profil Sekolah
    • Visi, Misi, dan Tujuan
    • Filosofi dan Sejarah
    • Lambang
    • Mars Pondok
    • Sertifikat MTs.-MA
      • Sertifikat Akreditasi MTs -MA
      • Sertifikat Adiwiyata
      • Sertifikat Perpustakaan
      • SK Pendis Madrasah Riset
    • Struktur Organisasi
    • Dewan Pimpinan
  • Informasi
    • Berita Terbaru
    • Pengumuman
  • Akademik
    • Siswa Berprestasi
    • Galeri Prestasi
    • Galeri Haflah
    • Program Pendidikan
    • Ekstrakurikuler
  • Fasilitas
    • Kelas
    • Perpustakaan
    • Sarana Olahraga
    • Green House
    • Masjid
    • Laboratorium
      • Laboratorium Biologi
      • Laboratorium Fisika
      • Laboratorium Kimia
      • Laboratorium Komputer
      • Laboratorium PAI
      • Laboratorium Bahasa
  • Galeri
  • Kontak Kami
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Profil Sekolah
    • Visi, Misi, dan Tujuan
    • Filosofi dan Sejarah
    • Lambang
    • Mars Pondok
    • Sertifikat MTs.-MA
      • Sertifikat Akreditasi MTs -MA
      • Sertifikat Adiwiyata
      • Sertifikat Perpustakaan
      • SK Pendis Madrasah Riset
    • Struktur Organisasi
    • Dewan Pimpinan
  • Informasi
    • Berita Terbaru
    • Pengumuman
  • Akademik
    • Siswa Berprestasi
    • Galeri Prestasi
    • Galeri Haflah
    • Program Pendidikan
    • Ekstrakurikuler
  • Fasilitas
    • Kelas
    • Perpustakaan
    • Sarana Olahraga
    • Green House
    • Masjid
    • Laboratorium
      • Laboratorium Biologi
      • Laboratorium Fisika
      • Laboratorium Kimia
      • Laboratorium Komputer
      • Laboratorium PAI
      • Laboratorium Bahasa
  • Galeri
  • Kontak Kami
No Result
View All Result
Pondok Tahfidz Yanbu Menawan Kudus
No Result
View All Result

Perjalanan Tim KIR Ibnu Sina MTs Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Kudus Raih Dua Medali dalam Ajang Internasional IYSA di UNJ

admin by admin
in Berita
0
Perjalanan Tim KIR Ibnu Sina MTs Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Kudus Raih Dua Medali dalam Ajang Internasional IYSA di UNJ

Kudus–Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh santri MTs Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Kudus melalui Tim KIR Ibnu Sina. Dalam ajang ilmiah internasional yang diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA) bekerja sama dengan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) di tahun 2026 ini, kontingen muda tersebut berhasil mengharumkan nama madrasah dengan raihan medali emas dan silver melalui karya inovasi mereka.

Kompetisi yang berlangsung pada tanggal 2–7 Juni 2026 tersebut menjadi momentum istimewa bagi Tim KIR Ibnu Sina. Pada waktu yang bersamaan, mereka mengikuti dua ajang bergengsi tingkat internasional, yakni Innovation World Cup (IWC) dan International Invention and Innovation Competition (I3C). Sebanyak 211 tim dari berbagai negara menampilkan inovasi dan hasil penelitian terbaik di bidangnya masing-masing turut memberikan nuansa yang begitu kompetitif.

Keikutsertaan dalam dua kompetisi internasional tersebut menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi Tim KIR Ibnu Sina MTs Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Kudus. Pasalnya, tahun ini merupakan kali pertama mereka mengikuti Innovation World Cup maupun International Invention and Innovation Competition.

Meskipun berstatus sebagai peserta baru, semangat dan tekad para anggota tim untuk berkompetisi di tingkat global tidak pernah surut. Dengan persiapan yang matang dan dukungan dari berbagai pihak, mereka mampu menunjukkan bahwa santri madrasah juga memiliki kapasitas untuk bersaing dalam dunia penelitian dan inovasi internasional.

Dalam kedua ajang tersebut, Tim KIR Ibnu Sina memilih mengikuti satu kategori, yaitu kategori Social Science. Pada kategori ini, mereka menawarkan sebuah gagasan inovatif yang diberi nama Heart4Edu, sebuah aplikasi pembelajaran berbasis Android yang terintegrasi dengan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Heart4Edu dirancang sebagai media edukasi yang berfokus pada materi Penyakit Jantung Koroner (PJK). Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat mempelajari berbagai informasi terkait penyakit jantung secara lebih menarik, interaktif, dan mudah dipahami. Kehadiran teknologi AI di dalamnya diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran serta memberikan pengalaman belajar yang lebih efektif bagi para pengguna.

Inovasi tersebut lahir dari keprihatinan terhadap rendahnya pemahaman masyarakat mengenai penyakit jantung koroner yang menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia. Dengan pendekatan teknologi yang lebih modern dan mudah diakses melalui perangkat Android, Tim KIR Ibnu Sina berharap aplikasi Heart4Edu dapat menjadi sarana edukasi kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Keberhasilan dalam kompetisi internasional tersebut tentu tidak diperoleh secara instan. Berbagai tahapan persiapan telah dilakukan secara serius dan sistematis oleh tim bersama para pembimbing.

Proses penelitian dimulai dengan melakukan analisis kebutuhan untuk mengetahui permasalahan yang ada dan menentukan solusi yang tepat. Setelah itu, tim melanjutkan pada tahap desain dan pengembangan aplikasi dengan melibatkan para pakar agar produk yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik.

Tidak berhenti sampai di situ, aplikasi Heart4Edu juga diimplementasikan di kelas sebagai bagian dari proses uji coba. Hasil implementasi tersebut kemudian dievaluasi secara menyeluruh untuk mengetahui efektivitas penggunaan aplikasi dalam proses pembelajaran.

Berdasarkan hasil evaluasi yang diperoleh, tim kemudian menyusun berbagai perangkat pendukung yang diperlukan dalam kompetisi, mulai dari penyusunan paper ilmiah, pembuatan poster penelitian, hingga pengurusan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) sebagai bentuk perlindungan terhadap hasil inovasi yang telah dikembangkan.

Selain mempersiapkan aspek penelitian, Tim KIR Ibnu Sina juga melakukan latihan intensif sebagai langkah teknis dalam menghadapi sesi presentasi yang menjadi salah satu penilaian penting dalam kompetisi internasional.

Ustaz Risydan menjelaskan bahwa Tim KIR Ibnu Sina mendapatkan pendampingan dari sejumlah asatiz yang memiliki kompetensi di bidangnya masing-masing. Menurutnya, Ustaz Sukron memberikan pendampingan dalam aspek penyampaian presentasi agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh para juri internasional. Sementara itu, Ustadz Arif juga turut memberikan pendampingan dalam meningkatkan kemampuan bahasa Inggris anggota tim. Hal tersebut mengingat bahwa  kemampuan berbahasa Inggris menjadi bagian penting untuk disiapkan karena seluruh proses presentasi dan komunikasi dalam kompetisi dilakukan dengan memakai bahasa internasional (bahasa Inggris).

Kolaborasi antara peserta dan para pembimbing inilah yang menjadi salah satu kunci keberhasilan Tim KIR Ibnu Sina dalam menampilkan performa terbaik mereka di hadapan para juri dan peserta dari berbagai negara.

Sebagai pembimbing utama, Ustaz Risydan memiliki harapan besar terhadap perkembangan para anggota Tim KIR Ibnu Sina di masa mendatang. Pasalnya bahwa tim yang diberangkatkan merupakan tim baru, untuk itu pengalaman mengikuti kompetisi internasional ini diproyeksikan menjadi langkah awal untuk terus menumbuhkan semangat riset dan inovasi.

“Kontingen Tim KIR Ibnu Sina yang mengikuti event ini merupakan tim baru. Ini adalah pengalaman pertama mereka mengikuti event ilmiah tingkat internasional. Semoga pengalaman ini menjadi langkah awal bagi mereka untuk terus berinovasi di masa yang akan datang,” ungkap Ustaz Risydan.

Prestasi yang berhasil diraih tersebut juga memiliki makna yang lebih luas bagi perkembangan budaya riset di lingkungan MTs Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Kudus. Terlebih, secara resmi MTs Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Kudus telah menjadi madrasah berbasis riset yang berkomitmen mencetak generasi unggul dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi yang berlandaskan Al-Qura’n.

Dengan capaian dua medali internasional yang berhasil diraih, Ustaz Risydan berharap Tim KIR Ibnu Sina dapat menjadi inspirasi bagi teman-teman mereka untuk ikut terjun dalam dunia penelitian dan inovasi.

“Karena madrasah kami secara resmi telah menjadi madrasah berbasis riset, saya berharap Tim KIR Ibnu Sina dapat menginspirasi teman-temannya untuk melakukan riset dan inovasi, sehingga lahir generasi saintis yang sesuai dengan visi dan misi Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Menawan tercinta,” tutur Ustaz Risydan.

Keberhasilan Tim KIR Ibnu Sina dalam ajang Innovation World Cup dan International Invention and Innovation Competition membuktikan bahwa semangat menuntut ilmu dan berinovasi dapat tumbuh subur di lingkungan pesantren dan madrasah. Prestasi ini sekaligus menjadi bukti bahwa santri tidak hanya unggul dalam bidang keagamaan, tetapi juga mampu berkiprah dalam dunia sains dan teknologi di tingkat internasional.

Dengan semangat riset yang terus dikembangkan, diharapkan di MTs Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Kudus akan lahir lebih banyak inovator muda yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan peradaban. Sebab, di tangan generasi yang cinta ilmu dan penelitian, masa depan Indonesia yang maju dan berdaya saing global akan semakin nyata untuk diwujudkan.

Perjalanan Tim KIR Ibnu Sina MTs Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Kudus Raih Dua Medali dalam Ajang Internasional IYSA di UNJ

Kudus–Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh santri MTs Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Kudus melalui Tim KIR Ibnu Sina. Dalam ajang ilmiah internasional yang diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA) bekerja sama dengan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) di tahun 2026 ini, kontingen muda tersebut berhasil mengharumkan nama madrasah dengan raihan medali emas dan silver melalui karya inovasi mereka.

Kompetisi yang berlangsung pada tanggal 2–7 Juni 2026 tersebut menjadi momentum istimewa bagi Tim KIR Ibnu Sina. Pada waktu yang bersamaan, mereka mengikuti dua ajang bergengsi tingkat internasional, yakni Innovation World Cup (IWC) dan International Invention and Innovation Competition (I3C). Sebanyak 211 tim dari berbagai negara menampilkan inovasi dan hasil penelitian terbaik di bidangnya masing-masing turut memberikan nuansa yang begitu kompetitif.

Keikutsertaan dalam dua kompetisi internasional tersebut menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi Tim KIR Ibnu Sina MTs Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Kudus. Pasalnya, tahun ini merupakan kali pertama mereka mengikuti Innovation World Cup maupun International Invention and Innovation Competition.

Meskipun berstatus sebagai peserta baru, semangat dan tekad para anggota tim untuk berkompetisi di tingkat global tidak pernah surut. Dengan persiapan yang matang dan dukungan dari berbagai pihak, mereka mampu menunjukkan bahwa santri madrasah juga memiliki kapasitas untuk bersaing dalam dunia penelitian dan inovasi internasional.

Dalam kedua ajang tersebut, Tim KIR Ibnu Sina memilih mengikuti satu kategori, yaitu kategori Social Science. Pada kategori ini, mereka menawarkan sebuah gagasan inovatif yang diberi nama Heart4Edu, sebuah aplikasi pembelajaran berbasis Android yang terintegrasi dengan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Heart4Edu dirancang sebagai media edukasi yang berfokus pada materi Penyakit Jantung Koroner (PJK). Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat mempelajari berbagai informasi terkait penyakit jantung secara lebih menarik, interaktif, dan mudah dipahami. Kehadiran teknologi AI di dalamnya diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran serta memberikan pengalaman belajar yang lebih efektif bagi para pengguna.

Inovasi tersebut lahir dari keprihatinan terhadap rendahnya pemahaman masyarakat mengenai penyakit jantung koroner yang menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia. Dengan pendekatan teknologi yang lebih modern dan mudah diakses melalui perangkat Android, Tim KIR Ibnu Sina berharap aplikasi Heart4Edu dapat menjadi sarana edukasi kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Keberhasilan dalam kompetisi internasional tersebut tentu tidak diperoleh secara instan. Berbagai tahapan persiapan telah dilakukan secara serius dan sistematis oleh tim bersama para pembimbing.

Proses penelitian dimulai dengan melakukan analisis kebutuhan untuk mengetahui permasalahan yang ada dan menentukan solusi yang tepat. Setelah itu, tim melanjutkan pada tahap desain dan pengembangan aplikasi dengan melibatkan para pakar agar produk yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik.

Tidak berhenti sampai di situ, aplikasi Heart4Edu juga diimplementasikan di kelas sebagai bagian dari proses uji coba. Hasil implementasi tersebut kemudian dievaluasi secara menyeluruh untuk mengetahui efektivitas penggunaan aplikasi dalam proses pembelajaran.

Berdasarkan hasil evaluasi yang diperoleh, tim kemudian menyusun berbagai perangkat pendukung yang diperlukan dalam kompetisi, mulai dari penyusunan paper ilmiah, pembuatan poster penelitian, hingga pengurusan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) sebagai bentuk perlindungan terhadap hasil inovasi yang telah dikembangkan.

Selain mempersiapkan aspek penelitian, Tim KIR Ibnu Sina juga melakukan latihan intensif sebagai langkah teknis dalam menghadapi sesi presentasi yang menjadi salah satu penilaian penting dalam kompetisi internasional.

Ustaz Risydan menjelaskan bahwa Tim KIR Ibnu Sina mendapatkan pendampingan dari sejumlah asatiz yang memiliki kompetensi di bidangnya masing-masing. Menurutnya, Ustaz Sukron memberikan pendampingan dalam aspek penyampaian presentasi agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh para juri internasional. Sementara itu, Ustadz Arif juga turut memberikan pendampingan dalam meningkatkan kemampuan bahasa Inggris anggota tim. Hal tersebut mengingat bahwa  kemampuan berbahasa Inggris menjadi bagian penting untuk disiapkan karena seluruh proses presentasi dan komunikasi dalam kompetisi dilakukan dengan memakai bahasa internasional (bahasa Inggris).

Kolaborasi antara peserta dan para pembimbing inilah yang menjadi salah satu kunci keberhasilan Tim KIR Ibnu Sina dalam menampilkan performa terbaik mereka di hadapan para juri dan peserta dari berbagai negara.

Sebagai pembimbing utama, Ustaz Risydan memiliki harapan besar terhadap perkembangan para anggota Tim KIR Ibnu Sina di masa mendatang. Pasalnya bahwa tim yang diberangkatkan merupakan tim baru, untuk itu pengalaman mengikuti kompetisi internasional ini diproyeksikan menjadi langkah awal untuk terus menumbuhkan semangat riset dan inovasi.

“Kontingen Tim KIR Ibnu Sina yang mengikuti event ini merupakan tim baru. Ini adalah pengalaman pertama mereka mengikuti event ilmiah tingkat internasional. Semoga pengalaman ini menjadi langkah awal bagi mereka untuk terus berinovasi di masa yang akan datang,” ungkap Ustaz Risydan.

Prestasi yang berhasil diraih tersebut juga memiliki makna yang lebih luas bagi perkembangan budaya riset di lingkungan MTs Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Kudus. Terlebih, secara resmi MTs Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Kudus telah menjadi madrasah berbasis riset yang berkomitmen mencetak generasi unggul dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi yang berlandaskan Al-Qura’n.

Dengan capaian dua medali internasional yang berhasil diraih, Ustaz Risydan berharap Tim KIR Ibnu Sina dapat menjadi inspirasi bagi teman-teman mereka untuk ikut terjun dalam dunia penelitian dan inovasi.

“Karena madrasah kami secara resmi telah menjadi madrasah berbasis riset, saya berharap Tim KIR Ibnu Sina dapat menginspirasi teman-temannya untuk melakukan riset dan inovasi, sehingga lahir generasi saintis yang sesuai dengan visi dan misi Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Menawan tercinta,” tutur Ustaz Risydan.

Keberhasilan Tim KIR Ibnu Sina dalam ajang Innovation World Cup dan International Invention and Innovation Competition membuktikan bahwa semangat menuntut ilmu dan berinovasi dapat tumbuh subur di lingkungan pesantren dan madrasah. Prestasi ini sekaligus menjadi bukti bahwa santri tidak hanya unggul dalam bidang keagamaan, tetapi juga mampu berkiprah dalam dunia sains dan teknologi di tingkat internasional.

Dengan semangat riset yang terus dikembangkan, diharapkan di MTs Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Kudus akan lahir lebih banyak inovator muda yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan peradaban. Sebab, di tangan generasi yang cinta ilmu dan penelitian, masa depan Indonesia yang maju dan berdaya saing global akan semakin nyata untuk diwujudkan.

Tags: PrestasiSantri PTYQ Menawan
Previous Post

Tenda-Tenda yang Mengajarkan Ketangguhan

admin

admin

Related Posts

Tenda-Tenda yang Mengajarkan Ketangguhan
Berita

Tenda-Tenda yang Mengajarkan Ketangguhan

by admin
0

Suara tawa para santri bersahutan di antara hamparan tenda yang berdiri di lingkungan Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Menawan. Di bawah...

Haflatul Hidzaq Wal Wada’ Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Menawan, 45 Santri Resmi Diwisuda
Berita

Haflatul Hidzaq Wal Wada’ Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Menawan, 45 Santri Resmi Diwisuda

by admin
0

Kudus, 4 Juni 2026 M / 18 Dzulhijjah 1447 H — Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Menawan menyelenggarakan acara Haflatul Hidzaq...

Pelaksanaan Kurban menjadi Momentum Kebersamaan di PTYQM

Pelaksanaan Kurban menjadi Momentum Kebersamaan di PTYQM

Galeri Prestasi

Dari Lapangan Panahan hingga Lomba Nasional, Santri Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Menawan Ukir Prestasi

Santri dan Asatidz Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Menawan Ikuti Diklat Brain Based Learning Bersama La Raiba Hanifida

Santri dan Asatidz Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Menawan Ikuti Diklat Brain Based Learning Bersama La Raiba Hanifida

MAS Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Kab. Kudus Gelar Sosialisasi dan Try Out Kedinasan Bersama Science Society

MAS Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Kab. Kudus Gelar Sosialisasi dan Try Out Kedinasan Bersama Science Society

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

Berita

Perjalanan Tim KIR Ibnu Sina MTs Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Kudus Raih Dua Medali dalam Ajang Internasional IYSA di UNJ

Perjalanan Tim KIR Ibnu Sina MTs Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Kudus Raih Dua Medali dalam Ajang Internasional IYSA di UNJ

2 jam ago
Tenda-Tenda yang Mengajarkan Ketangguhan

Tenda-Tenda yang Mengajarkan Ketangguhan

2 jam ago
Haflatul Hidzaq Wal Wada’ Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Menawan, 45 Santri Resmi Diwisuda

Haflatul Hidzaq Wal Wada’ Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Menawan, 45 Santri Resmi Diwisuda

2 jam ago
Pelaksanaan Kurban menjadi Momentum Kebersamaan di PTYQM

Pelaksanaan Kurban menjadi Momentum Kebersamaan di PTYQM

2 minggu ago
Galeri Prestasi

Dari Lapangan Panahan hingga Lomba Nasional, Santri Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Menawan Ukir Prestasi

3 minggu ago
Santri dan Asatidz Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Menawan Ikuti Diklat Brain Based Learning Bersama La Raiba Hanifida

Santri dan Asatidz Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Menawan Ikuti Diklat Brain Based Learning Bersama La Raiba Hanifida

1 bulan ago

Pengumuman

No Content Available
Pondok Tahfidz Yanbu Menawan Kudus

About Us

Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Menawan merupakan pondok pesantren yang didirikan pada tahun 2009 di bawah naungan Yayasan Arwaniyyah. Pendidikan di dalamnya mensinergikan antara Tahfidz al-Qur’an 30 Juz dengan pendidikan formal pada jenjang MTs dan MA. Pondok dirancang bertaraf internasional dengan menerapkan bahasa Arab dan Inggris dalam keseharian serta pembelajaran sains dan teknologi. Dengan ini diharapkan terbentuk generasi Qur’ani yang religius, intelek, dan memiliki literasi teknologi yang baik.

Link Eksternal

  • YAYASAN ARWANIYYAH
  • KEMENAG
  • PDK JATENG
  • KANWIL KEMENAG
  • KUDUS KEMENAG
  • PENDIS KEMENAG
  • EMIS
  • SIMPATIKA

Contact Us

Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Menawan
Jl. Rahtawu Raya, Menawan, Kec. Gebog, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah 59333
Telepon :
082299212009 (Admin 1)
081368782009 (Admin 2)

Copyright © 2026, Pondok Tahfidz Kudus Yanbu'ul Qur'an Menawan

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Profil Sekolah
    • Visi, Misi, dan Tujuan
    • Filosofi dan Sejarah
    • Lambang
    • Mars Pondok
    • Sertifikat MTs.-MA
      • Sertifikat Akreditasi MTs -MA
      • Sertifikat Adiwiyata
      • Sertifikat Perpustakaan
      • SK Pendis Madrasah Riset
    • Struktur Organisasi
    • Dewan Pimpinan
  • Informasi
    • Berita Terbaru
    • Pengumuman
  • Akademik
    • Siswa Berprestasi
    • Galeri Prestasi
    • Galeri Haflah
    • Program Pendidikan
    • Ekstrakurikuler
  • Fasilitas
    • Kelas
    • Perpustakaan
    • Sarana Olahraga
    • Green House
    • Masjid
    • Laboratorium
      • Laboratorium Biologi
      • Laboratorium Fisika
      • Laboratorium Kimia
      • Laboratorium Komputer
      • Laboratorium PAI
      • Laboratorium Bahasa
  • Galeri
  • Kontak Kami

Copyright © 2026, Pondok Tahfidz Kudus Yanbu'ul Qur'an Menawan