Prestasi kembali diraih MTs Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Kudus, khususnya dalam bidang Riset. Tim Riset Ibnu Sina MTs Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Kudus, yang beranggotakan Haikal Fadly Syifa, siswa kelas IX-E, beserta ustadz Pembimbing Ustadz Rizal Tri Bimantoro, S.Pd berhasil mempublikasikan artikel ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi SINTA 4. Tentu, capaian ini menjadi tonggak sejarah penting bagi perkembangan dunia riset di lingkungan MTs. Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Kudus. Artikel berjudul “Social Challenges in Green Technology for Natural Resource Management: Islamic Sustainable Development Perspective” tersebut diterbitkan dalam Mau’izhah: Jurnal Kajian Keislaman, Volume 24 Nomor 1 Tahun 2026.

Publikasi ini berawal dari keikutsertaan siswa kelas IX-E Haikal Fadly Syifa dalam lomba esai ilmiah hingga berhasil menjadi finalis. Naskah tersebut kemudian dikembangkan menjadi artikel ilmiah melalui proses pembimbingan bersama Rizal Tri Bimantoro, S.Pd., mulai dari penyempurnaan gagasan, penguatan referensi, revisi, hingga proses publikasi. Keberhasilan ini menjadi salah satu bukti berkembangnya budaya riset di MTs Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Kudus. Madrasah terus mendorong agar prestasi siswa tidak berhenti pada kompetisi, tetapi dapat dikembangkan menjadi karya ilmiah yang memiliki nilai akademik dan rekam jejak publikasi.
Lebih lanjut, Ustadz Moch. Dwi Irsyad Saputra, M.Pd selaku Kepala Madrasah MTs Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Kudus menyampaikan bahwa program penguatan riset yang dikembangkan juga diarahkan untuk membuka lebih banyak ruang bagi siswa dalam bidang karya tulis ilmiah, penelitian, dan publikasi. Guru pembimbing didorong untuk mendampingi siswa secara berkelanjutan agar potensi mereka dapat berkembang secara maksimal. Beliau memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan prestasi akademik dan riset dengan membangun pola pembinaan yang lebih terarah. Siswa yang memiliki minat dalam bidang penelitian dan karya tulis didorong tidak hanya mengikuti lomba, tetapi juga melanjutkan prosesnya hingga menghasilkan karya yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Publikasi pada jurnal terakreditasi menjadi pengalaman penting bagi siswa karena mereka dapat mengenal proses akademik sejak dini. Mulai dari menemukan permasalahan, menyusun gagasan, menggunakan referensi ilmiah, melakukan revisi, hingga menyesuaikan naskah dengan standar publikasi jurnal. Capaian Publikasi ini juga menjadi bentuk apresiasi terhadap kerja kolaboratif antara siswa, guru pembimbing, dan kebijakan madrasah dalam pengembangan prestasi. Pola pembinaan semacam ini diharapkan terus diperkuat sehingga kompetisi tidak sekadar menghasilkan medali atau penghargaan, tetapi juga melahirkan karya yang memiliki manfaat dan keberlanjutan. Ke depan, MTs Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Kudus menargetkan semakin banyak siswa yang terlibat dalam kegiatan penelitian, karya tulis ilmiah, dan kompetisi akademik. Madrasah ingin menjadikan budaya meneliti, membaca, berdiskusi, dan menulis sebagai bagian dari proses pendidikan siswa
Publikasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi siswa lain untuk berani meneliti, menulis, dan menghasilkan karya ilmiah. Dengan pembinaan yang konsisten, MTs Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Kudus berharap budaya literasi dan riset semakin kuat serta melahirkan lebih banyak peneliti muda di masa mendatang.











