Suasana khidmat dan penuh rasa syukur dalam peringatan Hari Santri di kompleks Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an (PTYQ) Menawan Kudus. Berbalut busana khas sarung dan baju koko putih, para santri berbaris rapi mengikuti upacara bendera dengan penuh kedisiplinan dan kedalaman iman, fondasi utama pembentuk karakter calon pemimpin masa depan yang siap lahir dari bumi Menawan.

Melalui momentum berharga ini, Ustadz Ulin Nuha mengimbau seluruh santri untuk senantiasa menghargai waktu. Setiap detik yang bergulir hendaknya dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mengaji, menghafal Al-Qur’an, murojaah, menimba ilmu pengetahuan, serta berkhidmah dengan ketulusan hati. Ketekunan dan keikhlasan santri dalam merawat tradisi luhur ini senantiasa diiringi oleh doa tulus orang tua yang tak pernah putus.
Dengan modal ilmu yang mendalam, karakter yang kuat, tradisi yang berakar, serta keberanian untuk berinovasi, para santri diharapkan tidak hanya menjadi saksi sejarah, melainkan tampil sebagai penggerak utama yang menentukan arah Indonesia menuju masa depan yang maju, berdaya saing, berkeadaban, dan sejahtera.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi khataman Al-Qur’an dan doa bersama untuk para u;ama’, kyai, dan pahlawan bangsa yang dilaksanakan khusyuk seusai upacara. Momen ini menjadi wujud penghormatan serta refleksi spiritual atas jasa para ulama dan pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan Indonesia. Semoga Allah Swt. senantiasa meredai setiap langkah, melimpahkan keistiqomahan, keikhlasan, serta kefahaman mendalam dalam tholabul ‘ilmi di Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Menawan.














