
Menawan, Kudus – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Menawan pada Kamis malam, 18 September 2025. Seluruh santri dan asatidz berkumpul untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H. Acara yang dimulai pukul 18.15 WIB ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum untuk menumbuhkan kembali kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Acara dibuka dengan penuh khusyuk, diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an (qiro’ah) yang menenangkan hati. Puncak acara adalah pembacaan Maulid Al-Barzanji yang dipimpin oleh Ustadz Umar Fadholi. Di bawah bimbingan beliau, semua yang hadir larut dalam lantunan salawat dan syair-syair pujian, menciptakan atmosfer spiritual yang begitu mendalam.
Acara semakin istimewa dengan kehadiran pimpinan pondok Dr. KH Ahmad Faiz Lc.,M.A. dan seorang ulama tamu dari Mesir, Syekh Dr. Mahmoud Sedki Seddik Hasan dari Kairo. Dalam tausiyahnya yang disampaikan dalam bahasa Arab, Syekh Mahmoud menekankan tema “Cinta Kepada Junjungan Kita Nabi Muhammad SAW”.
Beliau menjelaskan bahwa adab dan kewajiban terpenting bagi seorang muslim terhadap Rasulullah adalah mencintainya secara mutlak. Syekh Mahmoud mengutip firman Allah dalam QS. Āli ‘Imrân ayat 31:
قُلْ إِنْ كُنتُمْ تُحِبُّوْنَ اللهَ فَاتَّبِعُوْنِي يُحْبِبْكُمُ اللهُ وَيَغْفِرْلَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَاللهُ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ
“Katakanlah (Muhammad), “Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.”
Menurut Syekh, cinta kepada Nabi adalah cinta yang wajib karena Rasulullah adalah manusia paling sempurna, baik dari segi pribadi maupun sifat-sifatnya. “Semoga kita semua termasuk golongan yang benar-benar mencintai Nabi Muhammad SAW,” tutup Syekh Mahmoud.
Antusiasme para santri terlihat jelas saat sesi tanya jawab, di mana beberapa santri maju dan bertanya langsung kepada Syekh menggunakan bahasa Arab, menunjukkan kemampuan mereka yang luar biasa.
Acara ditutup dengan kebersamaan yang hangat, di mana seluruh santri, asatidz, dan tamu undangan menikmati hidangan makan malam bersama, menandai akhir dari malam penuh berkah ini. Peringatan Maulid Nabi ini menjadi pengingat bagi seluruh civitas akademika Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Menawan untuk terus meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW dalam setiap langkah kehidupan.












