
Selasa, (22/07/2025) Menawan Clean Up Day (MCD) kembali dilaksanakan di MTs Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Kudus. Program MCD ini menjadi kegiatan rutinan, sehingga pada saat ini setidaknya sudah yang kali ketiga dilaksanakan . Bermula dari Word Clean Up Day (WCD) 2024, lantas MTs Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Kudus mengadopsi program tersebut sebagai kegiatan yang rutin dilaksanakan pertiga bulan. Hal itu lantaran kegiatan semacam itu dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap kesadaran santri untuk terbiasa menjaga lingkungan agar tetap bersih dan lestari. Senada denga yang disampaikan Kepala Madrasah, Ustaz Moch Dwi Irsyad, M.Pd. bahwa aktivitas WCD 2024 harus diadopsi menjadi MCD mengingat sarat nilai-nilai positif di dalamnya untuk membiasakan anak peduli terhadap lingkungan sekitar.
“Kegiatan MCD sangat bermanfaat untuk pembentukan kepribadian santri yang tanggap akan kebersihan lingkungan sekolah, sehingga kebiasaan bersih tersebut diharapkan juga diterapkan anak saat di lingkungan sosial nantinya,” tuturnya saat ditemui di ruang pimpinan.
Tidak hanya itu, Ustaz Dwi panggilan akrab kepala MTs Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Kudus itu, menyampaikan bahwa program MCD akan sangat membantu madrasah dalam mengimplementasikan program adiwiyata yang sudah melaju ke jenjang provinsi.
Pada kegiatan MCD kali ini, tidak beda dengan MCD yang sebelumnya. Di lingkungan MTs Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Kudus santri diajak untuk memilih dan memilah sampah organik dan anorganik. Aktivitas pemilahan sampah organik dan anorganik tersebut dijadikan sebagai ajang kompetisi kelas. Mulai dari kelas VII hingga IX diwajibkan mengikuti dan santri harus semaksimal mungkin bekerja sama dengan reknannya satu kelas untuk mengungguli kelas lain dalam mengumpulkan sampah. Di akhir kegiatan, sampah yang telah terkumpul akan melewati proses penimbangan terlebih dulu. Untuk penilaian kompetisi didasarkan dua kategori yaitu sampah anorganik terbanyak dan sampah organik terbanyak.
“Silakan kalian bisa mencari sampah di lingkungan MTs, di sudut-sudut gedung, di belakang gedung yang kemudian kalian masukkan di karung ini,” tutur Ustaz Budur Nazilil Rahman selaku skretaris program adiwiyata MTs Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Kudus saat memberi arahan sebelum pelaksanaan.
Tidak hanya pengumpulan sampah saja, kegiatan MCD mendorong santri agar juga sehat secara jasmani. Oleh karena itu sebelum pelaksanaan memilih dan memilah sampah, aktivitas dimulai dengan senam bersama. Senam itu diikuti oleh seluruh dewan guru dan santri MTs Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Kudus. Ustaz Dwi (Kepala Madrasah) beserta seluruh elemen di MTs tampak bersemangat sat mengikuti senam yang diberi nama senam NU itu.

“Alhamduillah, jika kegiatan ini bisa rutin kedepannya, sangat banyak manfaatnya,” tutur Ustaz Dwi setelah selesai melakukan senam di lapangan MTs. Kegiatan MCD yang dilaksanakan sejak pukul 07.30 sampai 11.30 berjalan dengan hidmat dan meriah. Kekompakan santri dalam mengumpulkan sampah dengan rekan sekelasnya menjadi pemandangan menandakan keantusiasan dalam mengikuti MCD dan tentu tidak dapat dipungkiri ada hadiah yang juga dikejar. Di akhir acara, tentu menjadi momen yang ditunggu oleh seluruh santri karena diumumkan pemenang lomba dan diikuti pembagian hadiah. Setidaknya, berawal dari keinginan untuk mendapatkan hadiah tersebut, lambat laun diharapkan akan menjadi kesadaran tiap-tiap santri akan pentingnya gaya hidup bersih. (Adz)









