MTs Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Kabupaten Kudus sukses menyelenggarakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 bagi seluruh siswa kelas IX. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini dilaksanakan pada tanggal 6-7 April 2026 menjadi tolok ukur penting bagi madrasah dalam mengevaluasi capaian pembelajaran siswa selama menempuh pendidikan di tingkat menengah pertama, sekaligus sebagai pemetaan untuk kelanjutan studi mereka.

Pelaksanaan TKA tahun ini diikuti oleh 241 siswa kelas IX yang memanfaatkan fasilitas laboratorium madrasah yang terbagi ke dalam 3 ruang ujian. Kelancaran kegiatan ini didukung sepenuhnya oleh sarana dan prasarana madrasah yang representatif. Seluruh peserta disediakan fasilitas laptop dengan spesifikasi yang memadai, konektivitas internet yang stabil, serta perangkat kamera untuk kebutuhan pengawasan virtual zoom. Dukungan teknis tersebut memastikan seluruh rangkaian tes berlangsung tanpa kendala yang signifikan.
Kepala MTs Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Kudus menyampaikan bahwa kesiapan infrastruktur menjadi prioritas utama. “Kami telah melakukan gladi bersih dan simulasi sebelum hari pelaksanaan. Hal ini penting agar para siswa tidak lagi gagap teknologi saat berhadapan dengan soal, sehingga mereka bisa fokus sepenuhnya pada substansi materi ujian,” ungkap beliau dalam sesi wawancara di sela-sela peninjauan ruang ujian.
Senada dengan tradisi di lingkungan madrasah, kesiapan mental dan spiritual menjadi pilar pendukung utama. Selain penguasaan materi, para siswa juga dibekali dengan kegiatan doa bersama dan bimbingan motivasi. Hal ini bertujuan agar para siswa mengerjakan ujian dengan tenang, jujur, dan penuh tanggung jawab.
Waka Kurikulum MTs Tahfidz Yanbu’ul Qur’an menambahkan bahwa TKA bukan sekadar angka di atas kertas. “TKA ini adalah potret nyata dari proses belajar siswa. Target kami tidak hanya mengejar nilai tinggi, tetapi juga menanamkan integritas. Pengawasan dilakukan secara objektif agar hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kemampuan asli siswa,” jelasnya.

Kepala Madrasah menekankan bahwa hasil TKA akan menjadi bahan evaluasi bagi pendidik untuk meningkatkan kualitas pengajaran di tahun ajaran berikutnya. “Kami berharap hasil TKA ini menjadi bekal yang bermanfaat bagi para siswa, terutama saat mereka akan melanjutkan ke jenjang Aliyah atau sekolah menengah atas lainnya. Semangat Hafidz yang Akademisi harus tetap melekat,” pungkas beliau.
Suasana selama pelaksanaan terpantau sangat kondusif. Para siswa menunjukkan kedisiplinan tinggi, hadir tepat waktu, dan mengikuti prosedur ujian dengan tertib. Dengan berakhirnya TKA ini, pihak madrasah berkomitmen untuk terus mengawal proses akademik siswa hingga tuntasnya masa pendidikan di tingkat MTs.










