Kudus, Oktober 2026 — Sebanyak 1.100 santri MTs dan MA Tahfidz Yanbu’ul Qur’an mengikuti rangkaian Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS) Gasal Tahun Pelajaran 2026/2027. Kegiatan berlangsung dalam dua tahap, yakni ASTS mata pelajaran formal pada 26 September–1 Oktober 2026 dan ASTS Tahfidz pada 3–12 Oktober 2026. Rangkaian asesmen ini bertujuan mengevaluasi ketercapaian pembelajaran sekaligus menjaga kualitas hafalan Al-Qur’an santri.
Pelaksanaan ASTS mata pelajaran formal diselenggarakan di Gedung Maroko untuk santri MTs dan Gedung Mesir untuk santri MA. Selama pelaksaan, santri-santri dipersiapkan untuk belajar pada saat belajar malam sesuai jadwal pelajaran yang akan diujikan. Soal-soal yang diujikan disusun untuk mengukur penguasaan materi, kemampuan berpikir kritis melalui pendekatan Higher Order Thinking Skills (HOTS), serta kompetensi kebahasaan melalui penggunaan bahasa Arab dan bahasa Inggris pada sejumlah mata pelajaran.
Setelah asesmen formal selesai, kegiatan dilanjutkan dengan ASTS Tahfidz yang berlangsung di asrama, masjid, dan ruang-ruang kelas. Pelaksanaan tes dikelompokkan berdasarkan kelas dengan target hafalan yang berbeda sesuai jenjang pendidikan. Santri kelas VII diuji sebanyak 1 halaman, kelas VIII 2 halaman, kelas IX 4 halaman, kelas X 5 halaman, kelas XI 6 halaman, dan kelas XII 7 halaman. Pengelompokan ini menjadi bagian dari evaluasi capaian hafalan sekaligus upaya menjaga konsistensi muroja’ah santri sesuai target masing-masing jenjang.



Kegiatan ini melibatkan kepala madrasah, bidang kurikulum, panitia, dan dewan asatidz dalam memastikan asesmen berjalan tertib dan terarah. Para santri mengikuti ujian dengan penuh kesungguhan, diawali doa bersama serta persiapan belajar untuk menghadapi materi yang diujikan.
Melalui rangkaian ASTS Gasal ini, MTs dan MA Tahfidz Yanbu’ul Qur’an meneguhkan komitmennya dalam membentuk generasi yang Qur’ani, ‘Amali, dan Saintis: generasi yang berpegang teguh pada Al-Qur’an, berakhlak mulia, serta unggul dalam ilmu pengetahuan. Hasil asesmen diharapkan menjadi motivasi bagi santri untuk terus meningkatkan prestasi dan menjadi bahan refleksi bagi asatidz dalam mengembangkan pembelajaran.








