Science Fair and Market Day berlangsung meriah di MTs Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Kudus pada Selasa, 04/11/2025. Acara ini menjadi bagian dari program Implementasi Delapan Profil Lulusan (DPL) atau P5RA yang mengacu pada Tema Berekayasa dan Berteknologi. Dengan demikian Kolaborasi antarmata pelajaran yakni riset, fisika, biologi serta pembelajaran sains yang lainnya menjadi dasar pelaksanaan pameran yang bertajuk Science Fair and Market Day ini. Dalam Science Fair, para siswa memamerkan berbagai proyek sains kreatif hasil pembelajaran di kelas. Mulai dari eksperimen sederhana tentang energi terbarukan, pengolahan limbah menjadi produk bermanfaat, hingga inovasi alat sederhana berbasis teknologi ramah lingkungan. Setiap stan dibarengi penjelasan dengan antusias dari para peserta yang menunjukkan kemampuan berpikir ilmiah, rasa ingin tahu, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Sejalan dengan itu, Ustadz Moch Dwi Irsyad Saputra, M.Pd selaku Kepala Madrasah, menjelaskan bahwa pameran sains dan market day menjadi wadah pengenalan konsep ilmiah bagaimana sistem kerja rekayasa teknologi dapat berfungsi. Lebih lanjut, kepala madrasah menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata penerapan pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) yang memadukan sains, karakter, dan keterampilan abad ke-21.

“Kita perlu memahami betul terkait makna Science Fair and Market Day yang diselenggarakan ini. untuk mendorong anak-anak agar dapat memamerkan produk beserta sistem kerja ilmiahnya,” tutur Ustaz Dwi saat ditemui di lokasi pameran.
Di samping sebagai edukasi sains, kegiatan pameran tersebut menjadi bentuk tanggung jawab madrasah untuk meningkatkan atmosfir sains di MTs TYQ Kudus yang notabene sebagai madrasah berbasis riset. Melalui kegiatan pameran diharapkan mampu menyulut semangat santri agar terus berinovasi.
“MTs Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Kudus telah menjadi madrasah berbasis riset. Untuk itu, kegiatan P5RA dengan proyek sains ini, setidaknya harus mampu mengakomodasi inovasi santri. Kami bersyukur melalui pameran ini, santri akhirnya muncul dorongan untuk melakukan inovasi melalui riset,” imbuhnya.
Pameran yang dimulai pukul 08.00 sampai 12.30 diikuti sejumlah sepuluh kelompok perwakilan dari seluruh kelas sembilan. Adapun produk sains yang dipamerkan meliputi kincir air, kincir angin, jembatan hidrolik, alat paru-paru, dan sebagainya. Produk-produk sains tersebut akan dinilai oleh juri yang ditunjuk maupun seluruh siswa MTs TYQ Kudus dengan cara memasukkan koin di kotak masing-masing stan. Hal demikian sesuai yang disampaikan Ustaz Achlis Fikri Jauhari, S.Pd. selaku wakil madrasah bidang kurikulum.
“Science Fair and Market Day di MTs TYQ Kudus merupakan bagian dari P5 RA yang menitikberatkan pada tema berekayasa dan berteknologi. Kegiatan ini hanya diperuntukkan khusus kelas IX, mengingat kelas IX memiliki kewajiban riset. Nantinya juri dan santri akan memilih stand yang dirasa menarik. Di akhir kegiatan, akan ditentutan tiga besar stand yang mendapatkan penilaian tertinggi,” ujarnya Ustaz Achlis Fikri Jauhari, S.Pd saat ditemui di area pameran.
Sampai acara selesai, atensi siswa sangat tinggi dalam berpartisipasi memberikan penilaian di stan yang dipilih. Banyak harapan dari santri agar kegiatan semacam ini dilaksanakan di waktu-waktu mendatang. Hal ini menjadi catatan dari panitia untuk mengevaluasi kegiatan agar kedepan berjalan lebih meriah. (Adz)















