KUDUS — Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Menawan sukses menggelar rangkaian acara Literacy Day yang berlangsung meriah selama tiga hari. Mengangkat berbagai agenda kreatif, kegiatan ini bertujuan untuk mengasah kreativitas dan minat baca-tulis para santri di lingkungan pondok.
Rangkaian acara yang dimulai sejak pertengahan Juni ini diisi dengan berbagai kompetisi edukatif hingga puncaknya berupa seminar literasi bersama para pakar.
Asah Kreativitas Lewat Mading dan Resensi Buku
Kemeriahan Literacy Day sudah mulai terasa sejak Kamis (18/6/2026). Bertempat di ruang kelas masing-masing, para santri ditantang untuk menuangkan ide-ide segar mereka dalam Lomba Karya Kreativitas Majalah Dinding (Mading). Didampingi langsung oleh seluruh wali kelas selaku penanggung jawab, suasana kelas mendadak berubah menjadi ruang redaksi yang penuh dengan coretan warna-warni dan artikel kreatif khas santri.
Tak berhenti di situ, keseruan berlanjut pada Jumat (19/6/2026) di Perpustakaan Pondok. Di bawah komando pustakawan, para santri adu ketajaman berpikir dan analisis dalam Lomba Literasi Resensi Buku. Di sini, kemampuan santri dalam membedah dan mengambil intisari dari sebuah bacaan benar-benar diuji.
Puncak Acara: Dari Tata Krama Menulis hingga Dunia Puisi
Setelah jeda satu hari, puncak perhelatan Literacy Day digelar pada Ahad (21/6/2026) bertempat di Masjid Pondok. Acara dibuka secara resmi oleh Ust. Moch Dwi Irsyad, M.Pd., pada pukul 07.30 WIB.
Sesi materi pertama menghadirkan Ust. Fahrul Muzakky, S.Pd., yang memaparkan materi penting bertajuk “Membangun Karakter Tata Krama Menulis”. Dalam sesinya, beliau menekankan bahwa menulis bukan sekadar merangkai kata, melainkan juga cerminan akhlak dan etika seorang santri.
Setelah istirahat sejenak, para santri kembali dibekali ilmu teknis penulisan oleh Bapak Muchammad Zaini, M.Pd., yang mengupas tuntas tentang “Kerangka Menulis Buku”. Materi ini diharapkan menjadi modal awal bagi para santri yang ingin menerbitkan karya mandiri di masa depan.
Sebagai penutup sesi materi, Syukron Adhim, S.Pd., M.Li., mengajak para santri menyelami dunia sastra lewat materi “Merangkai Kata dalam Imajinasi Puisi”. Sesi ini berlangsung interaktif dan memantik antusiasme tinggi dari para peserta.
Apresiasi Pemenang dan Ditutup dengan Doa Bersama
Di akhir sesi yang dinanti-nanti, pihak pondok membagikan hadiah kepada para pemenang Lomba Resensi Buku dan Lomba Mading. Rona bahagia dan bangga terpancar dari wajah para santri yang berhasil membawa pulang penghargaan atas kerja keras mereka.
Seluruh rangkaian acara Literacy Day ini kemudian ditutup dengan khidmat melalui ibadah salat berjamaah bersama seluruh santri dan asatidz di Masjid Pondok, membawa harapan baru bagi bangkitnya generasi tahfidz yang literat.



















